Untitled Document
menu kiri bintal
FOTO KUNJUNGAN STUDI
 
slide show
Halaman Depan
Informasi PSB
Pesan Kursi Calon Siswa 13-14
Kalender Akademik
Daftar Pengajar
Arsip Berita Utama
Arsip Artikel
Daftar Siswa
Profil

[Masukan Nama Siswa] :



SD Bina Talenta
Jl. Kembar Baru Utara No. 4
Bandung - 40253
Telp: +62-022-5208123
Fax : +62-022-5211665
e-mail :
info@sd-binatalenta.com
Admin SD Bina Talenta

Anda Pengunjung ke :


Konsultasi Psikologi 

Konsultasi Psikologi membahas seputra psikologi anak yang diasuh oleh Ibu Dra. Lia. Bagi yang mau bertanya mengenai psikologi anak dapat berkirim e-mail ke Ibu Dra. Lia dengan alamat : lia@sd-binatalenta.com

 
Pola Asuh

Setiap orang tua ingin anak-anaknya tumbuh menjadi individu-individu yang dewasa secara sosial, dan mereka mungkin merasa bingung dalam mencoba menemukan cara terbaik untuk mencapai pertumbuhan ini.

 

Gaya pengasuhan

 

       Tahun 1930-an: para orang tua terlalu mencurahkan kasih sayang yang cukup besar kepada anak-anaknya.

       Tahun 1950-an: dibuat perbedaan antara disiplin fisik dan psikologis, dengan lebih menekankan pada disiplin psikologis, khususnya penalaran, sebagai suatu cara terbaik untuk mengasuh anak.

       Tahun 1970-an dan selanjutnya: para orang tua tidak boleh menghukum atau mengucilkan, tetapi orang tua harus mengembangkan aturan-aturan bagi anak-anak dan mencurahkan kasih sayang kepada mereka.

 

Bentuk pengasuhan

 

         Pengasuhan yang otoriter (authoritarian parenting)

         Pengasuhan yang otoritatif (authoritative parenting)

         Pengasuhan yang permisif (permissive parenting)

            - Permissive-indifferent

            - Permissive-indulgent

 

 

Pengasuhan yang otoriter (authoritarian parenting)

ialah suatu gaya membatasi dan menghukum, yang menuntut anak untuk mengikuti perintah-perintah orang tua.

Hasil dari gaya pengasuhan yang otoriter: seringkali cemas akan perbandingan sosial, gagal memprakarsai kegiatan, memiliki keterampilan komunikasi yang rendah, dan disiplin awal yang terlalu kasar diasosiasikan dengan agresi anak.

 

 

Pengasuhan yang otoritatif (authoritative parenting)

mendorong anak-anak agar mandiri tetapi masih menetapkan batas-batas dan pengendalian atas tindakan-tindakan mereka. Diskusi verbal yang terbuka dimungkinkan, dan orang tua memperlihatkan kehangatan serta kasih sayang kepada anak.

Hasil dari gaya pengasuhan yang otoritatif: anak-anak yang berkompeten secara sosial, percaya diri, dan bertanggung-jawab secara sosial.

 

 

Pengasuhan yang Permissive

Permissive-indifferent

ialah suatu gaya dimana orang tua sangat tidak terlibat dalam kehidupan anak.

 

Ciri-ciri orang tua yang Permissive-indifferent: mengembangkan suatu perasaan bahwa aspek-aspek lain kehidupan orang tua lebih penting daripada anak mereka.

Hasil dari gaya pengasuhan yang Permissive-indifferent: anak-anak yang inkompeten secara sosial, memperlihatkan kendali diri yang buruk dan tidak membangun kemandirian dengan baik.

 

Permissive-indulgent

ialah suatu gaya pengasuhan dimana orang tua sangat terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka dengan menetapkan sedikit batas atau kendali terhadap mereka.

Ciri-ciri orang tua yang Permissive-indulgent: membiarkan anak-anak mereka melakukan apa saja yang mereka inginkan, dan akibatnya ialah anak-anak tidak pernah belajar mengendalikan perilaku mereka sendiri dan selalu mengharapkan kemauan mereka dituruti.

Hasil dari gaya pengasuhan yang Permissive-indulgent: anak-anak yang jarang belajar menaruh hormat pada orang lain dan mengalami kesulitan mengendalikan perilaku mereka.

 

 

Skema gaya-gaya pengasuhan

 

Setiap gaya pengasuhan melibatkan kombinasi penerimaan dan kemauan mendengar pada satu sisi, serta menuntut dan mengendalikan pada sisi lain.

 

 

 

Menerima, Tanggap

Menolak, Tidak tanggap

Menuntut,

Mengendalikan

 

Otoritatif

 

Otoriter

Tidak menuntut,

Tidak mengendalikan

 

Permissive-indulgent

 

Permissive-indifferent

 

 

 

Keluarga

 

Kasih sayang merupakan suatu aspek penting dari relasi keluarga. Kasih sayang yang diterima seorang anak selama beberapa tahun pertama kehidupan merupakan ramuan kunci dalam perkembangan sosial anak, meningkatkan kemungkinan anak akan berkompeten secara sosial dan menyesuaikan diri dengan baik pada tahun-tahun prasekolah dan selanjutnya.

  

Love within a family

There’s no vocabulary for love within a family, love that’s lived in but not looked at,

love within the light of which all else is seen, the love within which all other love finds speech. This love is silent.
T. S. Eliot, The Elder Statesman

 
menu kanan bintal

PERKEMBANGAN SISWA
User Id:
Password:

BERITA
SD BINA TALENTA
  • Senin, 19 s/d 21 Mei 2014.
    Kegiatan
    Perkiraan Waktu UASBN Kelas 6.
  • Senin, 02 s/d 07 Juni 2014.
    Kegiatan
    Alokasi Waktu Ujian Sekolah.

  • Senin, 09 s/d 13 Juni 2014.
    Kegiatan
    Ujian Kenaikan Kelas TA 2013 - 2014.
  • Rabu, 25 juni 2014.
    Kegiatan
    Perpisahan dan Pentas Seni.
  • Jum'at, 27 Juni 2014.
    Kegiatan
    Pembagian raport UKK.

SITUS PENDIDIKAN










SD Bina Talenta | info@sd-binatalenta.com